Selasa, 13 Januari 2015

Kejadian yang Patut Dikenang

Salah satu kejadian yang patut dikenang adalah ini: mencari buku dan mempraktekkannya dalam kehidupan kita secara tidak sengaja.
Seperti biasa, menjelang uas, setiap dosen akan memberikan tugas makalah. Mahasiswa diminta untuk membuat makalah sesuai dengan tema yang sudah disetujui. Nah, temaku adalah belajar mandiri.
Berawal dari tugas makalah yang berjudul belajar mandiri inilah, yang membawaku kepada bukunya Prof. Rhenald Kasali, orang yang keren (as in quality). Sebenarnya hunting  buku sih asik-asik aja, kalau ada sumber dananya. Tapi kita tidak bicara itu. Yang jadi masalah, waktu yang diberikan adalah seminggu saja. Dimana pada minggu itu, orang-orang biasanya pergi berlibur, pulang ke kampung halaman, dan tutup warung/toko.
Kalang kabut mencari buku. Grame*** sepanjang Jalan Pajajaran, termasuk toko buku loak depan gerbang Unpak dan Stasiun Bogor selesai dikunjungi, namun tak jua menemukan yang dicari. Kebanyakan buku lama dan toko buku loak nyaris tutup semua.
Maka bersama seorang teman, kami berangkat ke Kwitang: mencari buku. Dan dapat! Alhamdulillah. Seharian ini terbayar. Mungkin proses mencari buku ini sudah termasuk kategori belajar mandiri J
Ohya, ketika di Grame***, sudah kumasukkan semua keyword yang mendukung judul makalah belajar mandiri, atau yang kira-kira nyangkutlah, supaya ketemu buku referensi yang dicari. Hasil yang paling mendekati adalah bukunya Prof. Rhenald Kasali yang berjudul Self Driving (Kasali, 2014). 



Ini kayanya nyambung dengan pembelajaran mandiri. Akan tetapi bukunya (menurutku) sudah masuk tataran realisasi di lapangan. Inilah yang dinamakan belajar mandiri dan dasar pembelajaran sepanjang hayat (life long learning). Ada banyak hal yang bisa dipraktekkan dari buku itu, kalau (tentu saja) kita mau berubah untuk yang lebih baik.
“…sebab walaupun semua orang bicara hak, soal kemampuan dan minat bisa membuat masa depan berbeda.” Ujar Dekan Erasmus yang ditanya mengenai bagaimana membangun bangsa dari lulusan yang asal masuk Universitas Erasmus Belanda. Menurutnya, semua warga negara memiliki hak untuk mendapat pendidikan. Maka, semua yang mendaftar ke Erasmus wajib diterima.  Namun beranjak ke tahun kedua, angka drop out tinggi sekali. Itulah cara mereka menyeleksi mahasiswa, yakni diseleksi di tahun kedua, karena disinilah mereka baru bicara kualitas pendidikan.
Sedikit random sih, meskipun begitu adalah sah menuangkan isi pikiran, bukan?


Daftar Pustaka:
Kasali, Rhenald. 2014. Self Driving, Menjadi Driver atau Menjadi Passenger. Jakarta: Mizan.

Memulai Lagi Suatu Kisah

Tugas kali ini adalah dalam rangka pemenuhan tugas akhir matkul teknologi informasi dan komunikasi pendidikan. Tugasnya dimulai  4 Desember 2014 dan dikumpulkan Selasa, 13 Januari kemarin. Tugasnya adalah membuat blog.
Bicara blog, setelah kupikir-pikir, rasanya aku punya blog tapi entah blog itu terdampar dimana, tiada yang datang berkunjung, tidak diurusi. Kumal dan kusam. Ibarat rumah mungkin sudah jadi rumah hantu. Tak berpenghuni namun tetap ada. Aku hanya ingat nama blognya persis nama emailku yang sekarang. Maka, sejak beberapa hari ditugaskan blog itu, aku mulai searching alamat blogspot dengan keyword namaku. Hasilnya: voila, ketemu!
Sedih sekali melihat keadaan blog itu. Sunyi sepi tiada yang datang berkunjung.  Kasihan. Aku ingin blog-ku hidup, ada temannya, sharing, diskusi, pokoknya beraktivitas, disamping sekalian sebagai ajang mengasah tulisanku menjadi setajam (silet :).
Kuputuskan untuk mulai menulis lagi. Untuk menghibur diri. Untuk refreshing.  Berhubung aku agak random, maka semua yang menurutku menarik, mungkin akan kutayangkan. Doakan saja semoga berkah dan bermanfaat dunia akhirat. Aamiin.

Minggu, 11 Januari 2015

Waktu Itu Pada Suatu Ketika


Cappuccino pertama di bulan Desember 2014.
Sedikit pahit dan asam.
Menggoda seluruh inderawi.

Tak ada yang mengingatkanku untuk membawa payung. Kedinginan karena setengah kebasahan. Hmm, tak apa-apalah. Lagipula, di malam hujan dan di sudut kafe yang temaram ini, siapa sih yang akan memperhatikan gadis gembel bercelana belel berkaus gombrong dengan laptop di hadapannya? Hanya orang iseng mungkin.
Ceritaku hampir jadi. Yup. Sudah klimaks dan tinggal penyelesaian. Mencari happy-ending yang pas tanpa terkesan dibuat-buat adalah seni yang sedang kupelajari sekarang ini. Gampang-gampang susah. Editorku, mbak Ririn, sudah mewanti-wanti supaya ending kali ini nggak terlalu mellow dan lebih tough.
Si handphone bergetar lembut minta perhatian. Rupanya ada beberapa pesan online yang masuk.
“Kamu dimana? Belikan Mama bakwan dan sate kambing di pertigaan gang ya sayang,” Si Boss. Alias mamaku. Bernada perintah dan tanpa ada ruang diskusi. Artinya kebelet makan kambing. Harus beli dengan hati ikhlas. Absolute order.
“Mbak, sepatunya yang abu Echi pinjem ya. Tar dibalikin,” si Mpus Meong. Yang abu yang mana ya? Perasaan yang abu mah baru beli belum go public deh. Bernada maksa tanpa syarat dan ketentuan berlaku. Artinya dibalikin kalo inget. Kalo ngga, ya jadi hak milik. Waduh kacau.
Belum selesai aku membalas, Si handphone bergetar kembali. Seseorang menelpon. Tanpa identitas. Rasanya aku kenal nomor itu. Ooh ya. Tentu aku kenal. Aku selalu mengenalnya seakan ruang dan waktu tak berjarak.  Menyusut hingga seperti kemarin dan sedekat debaran jantung.

Sejenak ia nikmati ringtone-nya Yogyakarta Kla Project. Tak ada yang istimewa. Hanya saja ia tahu Jogja pernah begitu berarti dan masih lekat, syahdu dalam ingatannya. Ia kenang satu nama. Andro.

***

Jogja, 2010.
Kopi hitam pertama di bulan Oktober.



Agak pahit sedikit manis dan asam di ujung lidah. Sensasi tradisional nan berkelas.
Mengajak raga bertualang.

Moncong Nikon-nya mengarah luwes ke semua angle yang cantik yang dapat dipikirnya. Cukup untuk beberapa sesi hunting kali ini. Lansekap pantai, laut dan ekosistem dipantai tak bernama ini sungguh menggodanya. Memaksanya untuk mencicipi nuansa kemping disini. Besok ia akan bertemu Dimas untuk menyerahkan foto dan artikel feature-nya. Sebulan sudah ia freelance fotografer di jogja.
“Sundak nama pantai ini,” seorang pria berkata dari jarak 2 meter.   Beranjak keluar dari lensa intipnya, Anin melirik pria bercelana jeans biru yang digulung ujungnya, tampaknya ia telah bermain air di pantai itu. Beberapa garis pasir melekat di kaus hitamnya. Sang pria tersenyum. Nyess di hati Anin.

Sejenak menikmati deburan ombak



“Ohya,” sahut Anin, “Terima kasih banyak atas infonya. Kebetulan saja saya kemari bermotor dan menemukan pantai indah seperti ini. Di Jogja banyak pantai yang cantik ya?” Matanya segera menangkap burung yang melesat terbang rendah di buihan ombak yang tenang dan menjepretnya dengan kamera. Keburu hilang momennya nanti.
Pria itu masih berjarak dua meter dan ia menerawang horizon seraya membait-kan sebuah puisi,
“Angin dingin menari laksana panah berkelana
Dia tak tergoyahkan batu karang
Hanya bisu dan kelamnya malam
Temani sunyi mencari jiwa
Adakah seseorang dalam bintang?”

Anin menghentikan sejenak aktivitasnya dan merenungkan ulang kata-kata dalam puisi barusan. Mengapa kedengarannya sunyi sekali? Sepi begitu.
“Puisi yang indah,” Anin berdeham demi kesopanan, “Cuma sayangnya saya kurang paham maksudnya. Hehe.”
“Apakah perlu dikatakan, jika hati sudah merasakan keindahannya?” sang pria mengulurkan tangannya untuk bersalaman, “Nama saya Andro.”

***

Perkenalannya dengan Andro di pantai Sundak adalah suatu kebetulan. Tapi sebenarnya tiada yang kebetulan kan? Bahwa Anin harus mencari sebuah destinasi wisata pantai untuk artikel majalahnya adalah takdir. Sudah digariskan. Bahwa Andro saat itu harus putus dengan kekasihnya karena ternyata sang kekasih dijodohkan orangtuanya, adalah takdir. Bahwa keduanya memutuskan untuk berkenalan dan menjalani hubungan pertemanan, itu adalah takdir. Tak lebih karena hati Andro yang hancur dan Anin tak mau pusing dengan urusan cinta.
Anin betah di Jogja. Kota yang bersahabat. Ia kost di daerah Kaliurang. 

Kaliurang


Kadang kalau sudah menuntaskan deadline dan ia merasa harus istirahat sejenak, Andro-lah yang menjadi sahabatnya. Menjadi tumpahan curahan hatinya, bahwa ia kangen. Kangen mama, kangen Echi adiknya, kangen papa yang sudah meninggal. Jam berapa pun, Andro akan datang ke tempat janjian mereka bertemu. Sekali waktu di jam 3 pagi di restoran Kaliurang (yang masih buka, sebab angkringan sudah tutup), mereka membicarakan banyak hal, kecuali politik. Anin jenuh dengan rutinitas freelance. Ia ingin sesuatu yang lebih menantang. Andro adalah pengusaha mebel, usaha warisan turun-temurun dari orangtuanya. Generasi ke-4. Andro juga bilang jenuh dengan keseharian, seperti tidak ada greget.
“Apa karena tidak ada cinta?” Andro beretorika. Anin memutar bola matanya. Sudah lama ia enggan menyapa cinta dengan laki-laki.
“Apa yang mau kau lakukan selanjutnya?” tanya Andro.
Anin mengedikkan bahunya, galau. “Entahlah, Dro,” Ia meliarkan matanya ke sekeliling restoran, sepi. “Kurasa aku butuh penyegaran. Mungkin 2-3 tahun di luar negeri atau menjelajah Indonesia, mungkin seperti kamu yang hobinya bikin usaha baru. Atau bikin majalah sendiri, menarik bukan? Yang jelas aku ingin kabur dari sini. Dan merasa rindu akan Jogja..”
Kalimatnya menggantung, air matanya tak terasa meleleh, ia tak tahu mengapa. Andro tak kuasa menatapnya, menunduk dalam-dalam, rasanya ia mencium aroma perpisahan dengan jelas. Sudah 1 tahun mereka berhasil bersahabat tanpa embel-embel asmara.
Mamanya Anin sering menggodanya berkata bahwa tak ada persahabatan murni di antara wanita dan laki-laki. Tak percaya, buktinya mereka bisa bersahabat selama 1 tahun belakangan ini.

Anin menyelipkan kalung berliontinkan lempengan perak di atas meja. Lempengan perak itu sebenarnya bisa diukir dengan nama, tapi Anin memutuskan untuk mengosongkannya. “Buatmu. Aku kasih pinjam. Tak usah dipakai karena norak. Dan kembalikan lagi kalau suatu saat kita ketemu.” Anin berjalan meninggalkan gelas kopinya yang nyaris kosong. Berjalan menjauhi Andro yang masih terkejut dengan sikap Anin. Berjalan pergi dari kehidupannya. Tanpa tahu kapan akan kembali. Semacam perpisahan sementara namun tak dikatakan secara tersurat. Hanya tersirat. Untuk beberapa tahun kemudian mereka berpisah tanpa saling menyapa..

***

2012.
Anin berada di seberang gunung Fuji, lisannya tak henti bertasbih. Ia terkenang mama, Echi, dan Andro. Ia akan pulang untuk menemui mereka, sekaligus liputan di Indonesia.

***

Agustus 2014.
Kopi pahit tanpa gula.
Senikmat malam ditemani bintang-bintang.



Pada siapa ku harus mengadu? Mama dan Echi menjadikannya sandaran dan tumpuan dalam hidup. Ia menampung segala keluh kesah mereka dan mencarikannya solusi. Ia telah terbiasa. Urusan hidupnya adalah urusannya sendiri. Ia butuh teman bersandar. Ia butuh jawaban atas doanya. Ia ingin ke Jogja. Resolusi awal tahunnya untuk sowan ke Jogja tak kunjung ia lakukan. Ia takut. Takut mencederai suatu hubungan. Ia sudah menulis satu buku. Tentangnya. Dan tentang mimpinya. Haruskah ia membuat suatu pengakuan? Jika hati sudah merasakannya, perlukah lisan berbicara? Justru itulah. Harus. Supaya sinkron.
Hari berganti. Bulan berlalu. Sudah pertengahan tahun. Mungkinkah resolusi hanya sebatas resolusi?
Kopinya pahit, dengan suatu janji manis di ujung lidah. Membuatnya sedikit menaruh harapan.

***
November 2014.
Lembang yang dingin. Hujan membuat suasana berkabut dan jarak seakan samar. Suara-suara sayup meningkahi gemericik gerimis. Syahdu yang ramai di tengah malam. Tiada bintang, hanya hujan. Bahkan menggodanya untuk menarik sarung lebih erat mengusir dingin. Di bale-bale panggung rumah itu, duduk di sampingnya Mang Asep yang bercerita mengenai tradisi kampungnya di Lembang ini. Kali ini Anin menulis feature. Ia jadi ingin pulang ke Bogor. Dan Jogja. Rumah keduanya.
Desember 2014.
Andro mengabarinya bahwa ia akan menikah dengan gadis pilihan ibunya. Dari keluarga pengusaha batik. Cocok katanya dalam hati. Cemburu dan sedih. Cemburu karena Andro tak bisa setiap saat siaga membantunya, menampung jeritan hatinya lagi. Sedih karena ia akan ditinggalkan. Sendiri lagi. Rasanya ia tak sanggup. Sudah cukup edisi satu. Ia ingin ketemu Andro, mau mengutarakan isi hatinya. Beruntung Andro juga mau menemuinya mengantarkan undangan.
Sabtu sore, Anin ke Jogja, untuk kali ini tidak di angkringan tapi di restoran yang agak sedikit mahal dan berkelas.
Aku cinta kamu. Itulah kalimat pertama yang dilontarkan Anin begitu bertemu. Andro sedikit kikuk. Namun ia hanya tersenyum.
Andro duduk di seberang meja dan tersenyum manis seperti 4 tahun yang lalu saat pertama mereka bertemu. “Tidak,” katanya, “Akulah yang lebih dulu mencintaimu.” Andro berkata mantap.
“Bahkan saat kau di belakang kameramu dan aku masih menangisi diputuskan karena perjodohan sepihak, rasanya aku sudah mulai mencintaimu. Namun aku tak menyadarinya.”
Butuh waktu yang lama untuk menyadarinya. Mama yang pertama menyadarinya. Ada banyak kesempatan untuk bilang sayang. Ada banyak kesempatan untuk menjalin kasih. Namun persahabatan yang mereka junjung tinggi nilainya terlalu kuat. Jika sudah begini, manakah yang didahulukan? Bakti kepada orangtua kah? Atau rasa cinta yang teruji waktu?
Anin menangisi kebodohannya. Mungkin ini sudah takdir. Andro menatapnya dalam-dalam. Demi melihat mascara yang mulai pudar dan berleleran di sekitar pipinya, Andro menahan tawa untuk menyampaikan maksudnya.
“Ternyata butuh waktu 4 tahun untuk mendengarkan dan mengakui bahwa kau mencintaiku. Memang ibuku sudah menjodohkan aku dan Ira. Namun kami sepakat untuk menolaknya karena Ira sudah punya pilihannya sendiri. Dan aku hingga saat ini masih menunggumu menyadari keberadaanku. Lama juga ya.” Andro tersenyum lebar.

Anin tertegun. Jadi undangan itu? Undangan itu bohong belaka. Untuk mengetes saja. Cukup berisiko tapi sepadan harganya. Anin tak kuasa menahan tangisnya. Ia sudah menemukan jawaban atas doanya. Bersama Andro. Di Jogja, kota kenangan.

Minggu, 21 Desember 2014

An Ode of Thoughts










Beberapa hal tidak tampak seperti di permukaannya
Bahkan berbeda dari yang kita bayangkan
Ada orang yang keyakinannya teguh, bahkan melewati ekspektasinya
Ada orang yang terus berjuang, meyakinkan dirinya dan orang di sekitarnya akan mimpinya dan hal-hal prinsipil yang dipegangnya
Ada orang yang mencoba berdamai dengan realita kehidupannya dan mengadaptasi mimpinya agar bisa bertahan hidup, survive di kerasnya kehidupan dunia
Manusia adalah makhluk sosial
Butuh orang lain
Butuh didengarkan
Terkadang, kalian benar-benar akan membayar untuk sekedar bisa duduk bercerita, minta didengarkan tanpa justifikasi dan tanpa pretensi apapun layaknya topeng
Aku ngantuk dan mencoba untuk tidak menguap
Dikalahkan oleh kantuk, sungguh sangat tidak lucu
Tapi ketika mata sudah lelah oleh saratnya kemunafikan hidup,
Maka tidurlah sayangku…
Tidur yang nyenyak



Bogor, 21st December 2014

Senin, 08 Desember 2014

Education in Horizons


Just want to check how they're runs the education in daily basis..


that is one day school in German.
This one below is how they school in Finland.



Amazing isn't it?
Education is not only subject transferred from teacher to student, but more than that. It's about experience about learning. About Student constructing their knowledge that actually useful for their life. So, they experienced the meaningful learning. Watch and absorb this, hopefully this would be useful for all of you!






source:
www.youtube.com

Kamis, 04 Desember 2014

Manfaat Buah Kurma




Kurma dianggap sebagai buah yang mengandung banyak gizi, bahkan sebagian orang menamakannya ‘roti gurun’.  Buah ini mengandung lebih dari 2/3 unsur gula alami. Beberapa manfaat kurma adalah sebagai berikut:


1.  Manfaat kurma bagi janin


Kurma memberikan pengaruh kepada urat-urat rahim menjadi aktif dan bergerak secara teratur, sehingga proses persalinan menjadi lancar. Hal itu disebabkan kandungan gula alami dalam kurma dibutuhkan oleh otot rahim baik ketika persalinan maupun ketika datang bulan. Bagi ibu hamil, materi kurma yang dapat mempermudah dan memperlancar persalinan sangat diperlukan untuk membersihkan kolon dan usus. [QS. Maryam 19:25).

2.       Manfaat kurma untuk anak kecil
Kurma mengandung gula alami yang merupakan unsur yang mudah diserap dan dicerna. Oleh karena itu, kurma menjadi enak dan aman untuk lambung dan usus anak kecil. Kurma juga bisa dibuat jus dan diminum bersama susu (dicampur), aga menambah nafsu minum anak kecil dan juga orang dewasa.


Kurma yang dicampur madu, sehingga berbentuk pasta dapat digunakan untuk obat mencret dan disentri pada anak-anak dengan dosis tiga kali sehari. Pasta juga bisa digunakan pada gusi agar proses pertumbuhan gigi anak kecil dapat berjalan mudah dan tidak menyakitkan. Sebaiknya kurma dicuci terlebih dahulu ketika akan dikonsumsi atau dijadikan obat bai anak kecil.
Rasulullah pernah mengunyahkan kurma lalu sedikit demi sedikit disuapkan kepada anak kecil. Hal tersebut sesuai ketetapan para ahli, bahwa member makan anak kecil atau bayi berupa air dan gula, bermanfaat untuk kekebalan tubuh melawan penyakit.

3.       Obat manjur untuk sembelit


Kurma mampu mengobati semua penyakit perut dan membantu usus mengalirkan semua yang masuk ke tubuh serta membiarkan bakteri bermanfaat untuk usus. Kurma mampu  mengobati sembelit. Caranya adalah biji kurma dibuang pada malam hari dan esok paginya baru diminum layaknya minum obat pencahar (pencuci perut).


 4. Untuk meningkatkan libido
Kurma dapat digunakan untuk mengobati lemah jantung dan juga mengobati lemah syahwat. Jika kurma dicampur susu dan madu, maka jadilah minuman energi untuk menambah vitalitas bagi pria maupun wanita. Jika kurma dalam bentuk ini diminum, maka tubuh akan menjadi kuat sehingga libido akan meningkat. Jika meminum ini secara periodik, dapat memperbaiki kekuatan seksual dan menetralisir tubuh dari racun yang diperoleh dari akumulasi sisa-sisa makanan selama beberapa tahun.

5.       Anjuran makan kurma saat berbuka

      

Rasulullah bersabda, “Jika salah seorang dari kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma, karena kurma itu membawa berkah. Jika tidak ada, maka berbukalah dengan air karena air itu bersih.”(HR. Abu Dawud).
Manfaat berbuka puasa dengan kurma dapat menghilangkan rasa lapar dan memperkecil jumlah makanan yang merusak bagi orang yang berpuasa. Jika kita telah mengetahui bahwa puasa dianggap senjata paling ampuh untuk membasmi racun, maka berbuka dengan kurma yang mampu menghilangkan racun adalah obat yang sangat sempurna untuk menghilangkan lemah dan letih yang muncul dari akumulasi material racun yang tersimpan dari sisa-sisa makanan.

6.       Obat obesitas (kelebihan berat badan)


Karena kandungan kurma yang banyak, kurma menjadi makanan yang mengenyangkan. Ketika kita telah mengetahui bahwa penyebab utama kegemukan adalah perasaan selalu lapar dan keinginan untuk terus menerus makan, sehinggga jumlah lemak dan gula meningkat. Dalam kasus seperti itu, obatnya adalah mengkonsumsi kurma ketika perasaan lapar muncul, sehingga tubuh merasa kenyang.
“Tidak ada kelaparan bagi keluarga yang memiliki kurma,” (HR. Muslim).

7.       Obat hati dan radang
Kurma dapat mengobati sekaligus membersihkan hati dari racun. Ketika seseorang yang berpuasa berbuka dengan kurma, maka sangat tepat jika kurma dijadikan obat alami yang mampu menjaga dan membersihkan hati dari racun yang terakumulasi. Begitu juga ketika diminum, buah ini dapat menyembuhkan radang tenggorokan, pilek, dan demam.

8.       Obat penawar racun
Kurma yang direndam kemudian airnya diminum dapat menawarkan racun di limpa. Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang sarapan pagi dengan tujuh buah kurma Ajwa, maka pada hari tersebut orang itu tidak akan terkena racun dan juga sihir,” (HR. Abu Dawud).

9.       Kurma: makanan masa depan

      

Semua bagian kurma dianggap memiliki manfaat. Daun-daunnya bermanfaat untuk atap rumah, kayunya digunakan untuk penghangat. Buahnya memiliki manfaat medis dan bergizi, sehingga kurma yang direndam air dapat dijadikan makanan bergizi bagi kuda, unta dan ayam.

No.
Gizi
Kandungan Gizi
1.
Karbohidrat tinggi, gula
88%
2.
lemak
2,5 - 5%
3.
protein
2,3 – 5,6%
4.
Vitamin dan serat
6,4 – 14,2%
Kulit kurma
lemak
7,7 – 9,7%
Berat kurma
9,6 – 14,2%



Kurma juga mengandung vitamin A, B1, B2, serta fluorin yang merupakan zat penguat gigi yang rapuh. Kurma juga mengandung sejumlah mineral, seperti boron, kalsium, kobalt, tembaga, fluorin, besi, magnesium, potassium, sodium, dan seng. Kurma juga mengandung selenium yang berguna mencegah kanker.

Semoga bermanfaat. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat pada buku Ensiklopedia: Mukjizat Al-Quran dan Hadis, seri Kemukjizatan Tumbuhan dan Buah-buahan.



Sumber pustaka:

Thalhah, Hisyam (ed.al).  2010. Ensiklopedia: Mukjizat Al-Quran dan Hadis, seri Kemukjizatan Tumbuhan dan buah-buahan. Penerjemah, Masyah, Syarif H. (et.al). Jakarta: PT. Sapta Sentosa.

Selasa, 02 Desember 2014

Perkembangan Teknologi Baru dalam Pembelajaran


Teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dalam suatu diskusi, dibahas sedikit mengenai sisi negatif teknologi, meskipun banyak juga manfaat positif dari teknologi, tergantung pemanfaatannya dan subjek yang menggunakannya. Misalnya, pisau. Dari fungsinya, dapat digunakan untuk memasak oleh ibu-ibu, dokter bahkan menggunakannya untuk mengoperasi dalam usaha mengobati pasien. Namun, pisau juga dapat melukai penggunanya jika tidak digunakan untuk niat baik. Maka, semua alat teknologi akan tergantung pada niat dari subjek pemakainya. Innamal a’malu binniat. Kaitannya dalam pembelajaran, teknologi dahulu hanya dijadikan sebagai sumber belajar yang bersifat pasif atau hanya satu arah, yakni sebagai sumber belajar saja. Sekarang, komputer dan teknologi baru lainnya menyediakan sarana untuk lebih dari belajar, yaitu mengembangkan pembelajaran yang positif. Teknologi dipandang sebagai sarana untuk berinteraksi atau dual interaction, sehingga terjadi interaksi dua arah.  Perubahan pola dari ‘belajar dari media’ menjadi ‘belajar dengan media’ merupakan salah satu hal yang terjadi dalam dunia pembelajaran. Teknologi menciptakan ruang kreativitas tak terbatas untuk mengoptimalkan potensi pembelajaran baik di dalam kelas maupun luar kelas. Berikut ini beberapa teknologi baru yang berkembang dalam dunia pembelajaran:


1.       Jasper Woodbury



Pusat Teknologi Pembelajaran di Universitas Vanderbilt, AS, berfokus mengembangkan pendidikan pada tahun 1984. Pada saat itu, professor Bransford dan kawan-kawan mencoba mengembangkan dan meneliti sejumlah program inovatif komputer, VCD, CD-ROM, dan program internet untuk matematika, sains, dan literasi. Jasper Woodbury Problem Solving Series pada pembelajaran matematika merupakan CD pembelajaran yang banyak digunakan sekolah-sekolah di AS. Motivasi peserta didik terlihat antusias dalam menyimak setiap CD. Selain itu, guru sebagai fasilitator juga memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi berpikir dan daya eksplorasinya. Guru juga memiliki fleksibilitas dalam menggunakan CD pembelajaran sebagian atau setengahnya tergantung pada kreativitas guru dan kompetensi yang ingin dicapai untuk peserta didik. Selain dalam pembelajaran matematika, pada pembelajaran sains dibuat seri ‘The Scientist in Action Series’, dan dalam pembelajaran literasi terdapat ‘The Literacy Planet Series’. Merupakan suatu tantangan bagi siapa pun yang peduli dalam dunia pendidikan dan pembelajaran untuk menyajikan suatu media dan lingkungan yang kreatif guna mendukung proses pembelajaran pada peserta didik yang lebih mudah dan menyenangkan.  Ke depan, penelitian dan pengembangan di bidang media pembelajaran kreatif sudah menunggu untuk dilaksanakan.

2.       The Voyage of Mimi




The Voyage of the Mimi adalah tiga belas episode program televisi pendidikan Amerika menggambarkan awak kapal Mimi menjelajahi laut dan mengambil sensus Paus Bungkuk. Seri ditayangkan di PBS dan telah dibuat oleh Bank Street College of Education di 1984 untuk mengajarkan tengah-sekolah dasar tentang sains dan matematika dengan cara yang menarik dan interaktif, di mana setiap pelajaran yang berhubungan dengan aplikasi dunia nyata. Seri ini juga dirilis pada VHS dan sebagai koleksi Laserdisc. Pada bulan Agustus 2014, seri ini dirilis dalam bentuk digital melalui iTunes U.
Setelah segmen petualangan fiksi di bagian pertama dari setiap episode, yang sesuai "ekspedisi dokumenter" mengajarkan pemirsa sesuatu yang ilmiah yang berkaitan dengan merencanakan acara di episode sebelumnya acara. Sebagai contoh, ada sebuah episode di mana plot adalah tentang mendapatkan air minum, dan selama episode, penonton juga akan diberikan pelajaran tentang kondensasi, panas, dan tiga negara bagian materi. Setiap pelajaran telah menyertai siswa dan guru handout atau lembar kerja. Empat modul software yang tersedia yang meliputi topik dan keterampilan dalam navigasi dan membaca peta, melek komputer dan pemrograman, unsur-unsur ekosistem, dan lingkungan alam paus.
https://www.youtube.com/watch?v=6fmvQ20tZME&src_vid=P631ymG8or8&feature=iv&annotation_id=annotation_694474

3.       MicroWorld
Microworlds adalah program yang menggunakan bahasa pemrograman Logo, dialek bahasa pemrograman Lisp. Menggunakan objek penyu yang bisa dipindah-pindahkan, mengingat perintah, dan akhirnya membuat bentuk atau bahkan animasi.



Ini adalah bagian dari satu set besar dan implementasi Logo berasal dari penemuan Seymour Papert dan ditujukan untuk memicu pengembangan ide-ide abstrak oleh anak-anak melalui eksperimen. Sebagai alat untuk belajar, Logo fleksibel dan memberikan umpan balik langsung; itu adalah baik dapat diakses oleh pengguna muda dan cukup kuat untuk membuat proyek yang canggih. Dalam versi asli Logo, Papert menciptakan 'kura-kura' besar yang diprogram untuk bergerak di sekitar ruangan dengan memberikan perintah melalui komputer.
Microworlds dibuat oleh LCSI, dan dapat digunakan dengan Windows dan Mac.
Berikut ini adalah contoh dari sesuatu yang ditulis dalam Logo:
to go.crazy
fd 90
lt 90
rt 180
fd 4999             
end
Dalam contoh di atas, pengguna telah menjadi bagian dari program yang disebut halaman prosedur, yang memungkinkan untuk seri lagi perintah, dan karena itu program yang lebih kompleks dapat ditulis. Dalam program ini, kursor bergerak maju 90 unit, ternyata meninggalkan 90 derajat, tepat 180 derajat dan kemudian bergerak maju 4999 unit.

Contoh lain adalah:
to say.hi
announce [Hi!]
end
Dalam contoh ini, pengguna membuat kotak dialog muncul, memiliki teks apa pun yang di dalam kurung. Dalam hal ini, kotak akan memiliki "Hi!" tertulis di atasnya.
Perintah dapat ditulis dalam salah satu dari dua cara: menggunakan halaman prosedur atau modul perintah. Modul perintah memungkinkan untuk instruksi yang akan dieksekusi segera, sedangkan halaman prosedur memegang petunjuk yang dapat dirujuk setiap saat (menggunakan nama yang tertulis setelah kata "untuk" pada awal prosedur).

4.       Citizen Kane




Cerita adalah sebuah film à clef yang meneliti kehidupan dan warisan Charles Foster Kane, dimainkan oleh Welles, karakter sebagian didasarkan pada raja koran Amerika William Randolph Hearst, Chicago taipan Samuel Insull dan Harold McCormick, dan Welles sendiri. Setelah rilis, Hearst dilarang menyebutkan film di salah satu surat kabar itu. Karir Kane di dunia penerbitan lahir dari pelayanan sosial idealis, namun secara bertahap berkembang menjadi mengejar kejam kekuasaan. Dikisahkan terutama melalui kilas balik, cerita ini diceritakan melalui penelitian dari wartawan berusaha untuk memecahkan misteri kata: "Rosebud".
https://www.youtube.com/watch?v=uNaDrnxp3L0

5.       Cyberchase