Jumat, 24 April 2015

Teknologi Penjernihan Air





Mencari air jernih untuk diminum memang sudah semakin sulit, yang alami mungkin hanya ada di mata air gunung. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak, mencuci dapat dilakukan dengan cara penjernihan air. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri.

Penjernihan air minum secara sederhana ini merupakan penjernihan air dengan cara penyaringan. Bahan penyaringan yang digunakan adalah pasir dan arah tempurung kelapa. Arang tempurung kelapa berfungsi menyerap zat-zat yang mengotori, juga menyerap bau serta warna sehingga menghasilkan air jernih.





Keuntungan:
·         Air hasil penyaringan cukup bersih untuk keperluan rumah tangga
·         Membuatnya cukup mudah dan sederhana pemeliharaannya
·         Bahan-bahan yang digunakan mudah didapat di daerah pedesaan
Kerugian:
·         Pemeliharaan memerlukan ketelitian dan cukup memakan waktu
·         Drum pengendapan dan penyaring harus dibersihkan, jika aliran air yang keluar kurang lancar. Ijuk, kerikil, potongan bata, pasir dicuci bersih, kemudian dijemur sampai kering.
·         Arang tempurung biasanya paling lama 3 bulan sekali harus diganting dengan yang baru.
·         Tidak bisa digunakan untuk menyaring air yang mengandung bahan-bahan kimia, seperti buangan dari pabrik, karena cara ini hanya untuk menyaring air keruh, tapi bukan menyaring air yang mengandung zat kimia tertentu.
·         Untuk keperluan air minum harus dimasak terlebih dahulu sampai mendidih


Referensi:
Abas, M., Endang Haris [et. al.]. 2010. Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

http://teknologi mudah.co.co
http://nanosmartfilter.com/wp-content/uploads/2013/04/penyaring-air-abah.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-Ez46oxGC2MI/UVUPFsng43I/AAAAAAAAAHk/1TZXCIPF4aU/s1600/plh.png

Tidak ada komentar:

Posting Komentar